Rabu, 18 Januari 2012

CARA MENCANGKOK TANAMAN


Mencangkok adalah salah satu cara murah dan mudah untuk mengembangbiakkan tanaman. Pencangkokan dilakukan untuk mendapatkan keturunan yang lebih baik pada suatu tumbuhan, sehingga pemanfaatan terhadap tumbuhan tersebut menjadi lebih optimal. Misalkan pencangkokan pada tumbuhan mangga, dengan mencangkok tumbuhan mangga, kita bisa mendapatkan buah yang lebih baik dari tumbuhan tersebut dan tentunya masa tumbuh yang relatif lebih singkat

Adapun keuntungan dari mencangkok adalah:
·         Kita bisa memperoleh tanaman yang berbuah lebih cepat dari seharusnya.
·         Mutu produksi yang diperoleh sama dengan tanaman induknya.

Adapun kekurangannya dari mencangkok adalah:
·         Tanaman hasil cangkokan hanya memiliki akar serabut, sehingga lebih mudah tumbang/roboh dibandingkan tanaman yang berasal dari biji.
·         Memiliki kanopi yang lebih kecil dan produksi yang lebih sedikit dibandingkan dengan yang dapat dihasilkan pohon induknya.

Berikut adalah penjelasan tentang bagaimana cara untuk mencangkok tumbuhan. Cara ini dapat dilakukan pada tumbuhan berkayu yang mudah dicangkok.

Alat dan bahan
1.      Satu buah pisau 
2.      Tali plastik / tali bambu
3.      Plastik transparan / sabut kelapa / ijuk 
4.      Tanah yang agak basah dan subur 

Cara kerja 
1.      Carilah dahan yang tidak terlalu besar atau terlalu kecil 
2.      Ukurlah dari batang pohon paling sedikit 10 cm 
3.      Kupaslah kulit dahan yang akan dicangkok sekelilingnya dengan panjang kupasan ± 5 cm 
4.      Setelah selesai dikupas, keriklah lendir / kambium dengan perlahan agar kering.
5.      Tutuplah hasil kupasan dengan tanah 
6.      Selanjutnya, bungkuslah tanah dengan plastik, lalu ikat kedua ujungnya agar tanah tidak jatuh. 

Setelah pekerjaanmu selesai, paling sedikit seminggu sekali kamu lihat dan teliti cangkokanmu. Apabila kering, segera disiram dengan membuka tali pengikat bagian atas cangkokan.  Setelah dua atau tiga minggu, akan tumbuh pada bagian yang dibungkus tanah. Jika akarnya sudah cukup, segera potong cangkokanmu dan tanam di tanah yang subur. 

21 komentar:

Anonim mengatakan...

Mangstab nihh Um, thanks. go go go go Green.
teknik okulasi na dun Um ;)

Shafwandi mengatakan...

lihat aja di daftar isi :D

fajar sidik mengatakan...

izin copas untuk note FB pak.

Eki Rian mengatakan...

tanks ya infonya!

Choi Soo Hae mengatakan...

Thanks Infonya ni buat prakarya

Choi Soo Hae mengatakan...

Thanks Infonya

Anonim mengatakan...

ayo indonesia jgn cuma mata yg hijau kl liat duit.hijaukan semua pekarangan rumah,kantor, sekolah, jalan kl perlu tp jgn penghijauan masuk halaman rumah dan kota yang di dhutan dibabat abis, dengan segala tanaman kebaikan dan tanam amal, kita bisa hijaukan hati.

Anonim mengatakan...

Boleh guna serbuk penyubur akar nggak?

mey syalala mengatakan...

kalo pake penutup plastik, apakah warna plastik juga berpengaruh???

bambang siswanto mengatakan...

Ayo insan muda indonesia curahkan semua ilmumu untuk para petani indonesia.

edw mengatakan...

pupuk apa yg pling baik utk mencangkok?

Shafwandi mengatakan...

pupuk yg biasa digunakan adalah pupuk kandang atau kompos...

abdul farid mengatakan...

mantabbb,tag cobae ....
sangkyu..

tenolku mengatakan...

trims infonya ya izin nyimak

Anonim mengatakan...

gomawoyo oppa :)

Bakhtiar Syarif mengatakan...

Sangat bermanfaat infonya...!

Anonim mengatakan...

thx om ... bermanfaat banget ... sippp lha .....

Anonim mengatakan...

wih seru aq juga pngen paktek lah aq hobi ku juga bercocok tanam.....

Anonim mengatakan...

apa pohon alpukat bisa di cangkok ? kalau bisa, apa caranya sama seperti pohon mangga ?

Shafwandi mengatakan...

Setahu saya, alpukat tidak biasa di cangkok, biasa nya dengan biji dan okulasi

hemalia putri desa mengatakan...

Sangat bermanfaat makasih

Poskan Komentar